Bila kamu berakal, kamu harus teguh dalam pendirianmu dan tulus dalam niatmu sebelum kamu melangkah menuju tempat manapun, sebab sesungguhnya sudah merupakan sifat manusia untuk melewati batas dan melanggar hal-hal yang dilarang.
Hendaknya kamu merenung ketika berjalan dan mencatat segala keajaiban karya Tuhan kemana pun kamu pergi.
Jangan mengejek atau bersikap pongah ketika kamu berjalan.
Allah Swt. berfirman :
Janganlah engkau berjalan di muka bumi ini dengan angkuh. (QS Luqman [31]:18)
Tundukkanlah pandanganmu dari apapun yang tidak sesuai dengan imanmu, dan ingatlah Allah sesering mungkin.
Ada sebuah hadis yang menyatakan bahwa tempat-tempat dimana nama Allah disebut oleh seseorang akan memberi kesaksian di hadapan Allah pada hari kiamat dan akan memohonkan ampunan bagi orang itu agar Allah membiarkannya memasuki taman Surga.
Janganlah berbicara berlebih-lebihan dengan orang-orang disepanjang jalan, sebab itu merupakan sikap yang buruk. Kebanyakan jalan merupakan jebakan dan tempat setan beraksi, maka janganlah kamu merasa aman dari tipuan-tipuannya.
Jadikanlah kedatangan dan kepergianmu sebagai sarana kepatuhan terhadap Allah, upaya untuk menyenangkan-Nya, sebab semua gerakanmu akan dicatat dalam kitab amalanmu, sebagaimana difirmankan oleh Allah Swt. :
Pada hari ketika lidah, tangan dan kaki mereka memberikan persaksian terhadap diri mereka sendiri tentang apa yang telah mereka kerjakan. (QS Al-NUr[24]:24)
dan,
Setiap peruntungan buruk baik dari manusia itu Kami tetapkan bagai kalung yang terpasang di lehernya. (QS Al-Israa' [17]: 13)
Hendaknya kamu merenung ketika berjalan dan mencatat segala keajaiban karya Tuhan kemana pun kamu pergi.
Jangan mengejek atau bersikap pongah ketika kamu berjalan.
Allah Swt. berfirman :
Janganlah engkau berjalan di muka bumi ini dengan angkuh. (QS Luqman [31]:18)
Tundukkanlah pandanganmu dari apapun yang tidak sesuai dengan imanmu, dan ingatlah Allah sesering mungkin.
Ada sebuah hadis yang menyatakan bahwa tempat-tempat dimana nama Allah disebut oleh seseorang akan memberi kesaksian di hadapan Allah pada hari kiamat dan akan memohonkan ampunan bagi orang itu agar Allah membiarkannya memasuki taman Surga.
Janganlah berbicara berlebih-lebihan dengan orang-orang disepanjang jalan, sebab itu merupakan sikap yang buruk. Kebanyakan jalan merupakan jebakan dan tempat setan beraksi, maka janganlah kamu merasa aman dari tipuan-tipuannya.
Jadikanlah kedatangan dan kepergianmu sebagai sarana kepatuhan terhadap Allah, upaya untuk menyenangkan-Nya, sebab semua gerakanmu akan dicatat dalam kitab amalanmu, sebagaimana difirmankan oleh Allah Swt. :
Pada hari ketika lidah, tangan dan kaki mereka memberikan persaksian terhadap diri mereka sendiri tentang apa yang telah mereka kerjakan. (QS Al-NUr[24]:24)
dan,
Setiap peruntungan buruk baik dari manusia itu Kami tetapkan bagai kalung yang terpasang di lehernya. (QS Al-Israa' [17]: 13)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar